Kamis, 20 Mei 2010

M etode Menjemput Maut Perspektif Sufistik

Di bawah ini sedikit resume dari buku metode menjemput Maut Perspektif sufistik-nya imam Ghazali..... kalo kita baca tuntas buku ini akan terbayang di kepala kita dengan jelas bagaimana gambaran kematian itu,makanya kita jadi pengen siapin dengan sebaik-baiknya,karena kalau kita memilih untuk jadi orang yang persiapannya pas-pas-an bakalan nyesel abis karena ga kebagian tempat di syurga yang super duper mewah, berarti ga da pilihan lain harus ke neraka yang super sengsara!!!nauzubillah.... Ya udah kalo penasaran check this out and find the book out!!!!

I.Menjelang Kematian

a.Mengingat mati, memperpendek angan dan menyegerakan beramal sholeh

Manusia dalam menghadapi kematian terbagi dalam 3 jenis:
orang yang sibuk dengan dunia, Orang yang bertaubat, Arifin (orang yang bijak): hal 25
Keutamaan mengingat kematian : karena dengan mengingat maut dengan sendirinya akan menimbulkan ketidaksenangan pada dunia yang sarat tipu daya dan mendorong manusia untuk melakukan persiapan hari akhirat, sedangkan kelalaian akan maut mendorong manusia tenggelam dalam nafsu dunia: hal 27
Cara menimbulkan ingatan akan kematian di dalam hati kita: 1).dengan sering-sering mengingat kerabat dan sahabat yang telah meninggal dan membandingkan kondisi amalan2 mereka di dunia dahulu kala dengan kondisi amal kita sekarang berikut balasannya kelak di akhirat, 2).berziarah kubur, 3). Menjenguk orang sakit : hal 30-31
Sembuhkan panjang angan-angan: “Sesungguhnya kalian tengah berada di suatu zaman saat ada amal tanpa hisab, tetapi akan tiba saat ada perhitungan tapi tanpa lagi ada amal”. Penyebab panjang angan adalah kebodohan dan cinta dunia. Kesenangan2 dunia membuatnya merasa berat untuk berpisah dengannya dan enggan berpikir tentang kematian.
Diriwayatkan bahwa suatu ketika Rosululloh mengambil tiga batang ranting, meletakkan sebatang di hadapan beliau dan sebatang lagi di sebelahnya dan sebatang lagi agak jauh dari keduanya.” Tahukah kamu apakah ini? “tanya beliau. “Alloh dan RosulNya lebih mengetahui” jawab kami.”Ini adalah manusia “ sabda beliau.”Dan ini adalah ajalnya “, sedangkan itu adalah angan-angan yang selalu dikejar manusia”. Akan tetapi ajalnya akan mendahului sebelum dia bisa mencapai angan-angannya: hal 33
Angan-angan manusia yang pendek akan berpengaruh nyata dalam sikap seseorang untuk segera beramal sholeh. Jika dia mencurahkan perhatiannya untuk mencapai hal-hal yang tidak ia butuhkan dalam setahun berarti ia telah berpanjang angan-angan: hal 45



b.Kedahsyatan menjelang maut

Empat petaka yang datang menjelang kematian: sakratul maut, menyaksikan wujud malaikat maut, melihat kedua malaikat pencatat amal, menyaksikan tempat di neraka bagi orang berdosa.
Sakratul maut adalah ungkapan tentang rasa sakit yang menyerang inti jiwa dan menjalar ke seluruh bagian jiwa sehingga tak ada lagi bagian jiwa yang terbebas dari rasa sakit itu. Jika luka tertusuk duri misalnya menjalar hanya pada bagian tubuh yang tertusuk duri, begitu juga jika terkena luka bakar pada beberapa bagian anngota tubuh maka hanya pada bagian-bagian tertentu dari badan yang terkena luka bakar saja yang akan merasakan sakitnya tersebut. Akan tetapi rasa sakit yang disebabkan karena sakrotul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota badan sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya seperti ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, akar rambut , kulit kepala hingga kaki. Betapa menyakitkan!!!
Menyaksikan wujud malaikat maut bagi orang yang berdosa merupakan kengerian yang sangat dahsyat, bahkan nabi Ibrohim a.s. jatuh pingsan saat meminta pada jibril agar ditampakkan padanya wajah malaikat maut saat mencabut orang berdosa. Malaikat itu hadir dengan perwujudan seorang yang berkulit legam dengan rambut berdiri berbau busuk dan mengenakan pakaian hitam, dari mulut dan hidungnya keluar jilatan api.
“Telah disampaikan kepada kami bahwa tak seorang pun manusia yang mati kecuali akan diperlihatkan kepadanya dua malaikat yang bertugas mencatat amalnya. Jika dia seorang pelaku kejahatan maka mereka akan berkata kepadanya: “Semoga Alloh tidak memberimu balasan yang baik sebab engkau telah hadirkan kami ketengah-tengah perbuatan keji dan membuat kami hadir menyaksikan banyak perbuatan buruk, memaksa kami mendengarkan ucapan-ucapan buruk. Semoga Alloh tidak memberimu balasan yang baik!. Sebaliknya bagi orang-orang shaleh malaikat2 itu mendoakan kebaikan kepada mereka.

c.Saat terakhir Rosululloh dan khulafaurrasyidin

Rosululloh wafat pada hari senin menjelang tengah hari. Beliau juga merasakan penderitaan sakrotul maut yang sangat berat. Keluhan atas rasa sakitnya terdengar jelas, kegelisahannya memuncak dan suaranya bertambah keras ketika mengerang, warna kulitnya berubah dan dahinya basah oleh keringat, tarikan dan embusan napas beliau mengguncang tulang rusuk kanan dan kiri beliau, menyebabkan orang2 yang hadir pada saat itu menangis menyaksikan perjuangan beliau menahan penderitaan sakrotul maut.
Abu Bakar R.A meninggal pada hari senin pula, dan dimakamkan di samping jasad Rosululloh dan beliau meninggalkan wasiat berupa nasehat yang panjang kepada Umar R.A. yang akan menjadi penggantinya sebagai kholifah.
Umar dimakamkan di sebelah Rosululloh dan Abu Bakar . Beliau wafat dengan jalan dibunuh dengan pelati oleh seorang munafiq abu lu’lu’ah saat beliau baru memulai sholatnya. Abu lu’lu’ah membabi buta dengan menusuk siapa saja yang ada sekitar barisan sholat itu dan menewaskan 13 orang lain.
Utsman bin Affan juga wafat dengan jalan terbunuh saat terjadi huru-hara dalam pemwrintahannya dan beliau di kepung di rumahnya tidak memperoleh pasokan kebutuhannya sehari-hari. Beliau menjelang wafatnya didatangi oleh Rosul dalam mimpinya dan Rosul memberikan minuman padanya, dan menawarkan padanya kemenangan terhadap orang-orang yang memusuhinya atau makan bersama Rosululloh dan beliau memilih pilihan kedua. Dan hari itu beliau terbunuh.
Pada waktu fajar ibnu Al Thayyah dating mengajak Ali KW. Untuk sholat, beliau masih berbaring dan mengantuk dan tetap demikian hingga ketiga kalinya Al Thayyah datang kepadanya pada ajakan ke tiga beliau ( Ali KW) bangkit dan bersyair : bersiap-siap lah menyambut mautmu,sungguh kematian akan menjelang. Saat beliau sampai di pintu kecil masjid ibnu muljam mendekatinya dan menusuknya dengan pedang, dan wafatlah ia.

d.Alam barzakh

Alam barzakh merupakan alam kubur tempat ditanyanya manusia oleh munkar dan nakir. Siapa Tuhanmu?, siapa nabimu?, untuk apa umurmu dipergunakan?, darimana hartamu dan untuk apa kau belanjakan?
Orang yang beriman di dalam kubur bagaikan berada dalam taman yang hijau, kuburnya diluaskan seluas 70 hasta dan diberi penerangan seperti cahaya purnama.
Orang kafir di dalam kuburnya bersama 99 ekor tinnin yaitu ular yang masing-masing mempunyai tujuh kepala dan memukul-mukul dan menyemburkan hawa panas pada orang tesebut hingga hari kiamat.

II.Alam Sesudah Kematian


a.Atribut akhirat (Sangkakala, Mahsyar, Mizan, Shiroth)

Tiupan sangkakala seperti sebuah teriakan yang memekakkan telinga para penghuni kubur dan menyebabkan kubur-kubur terbelah dan isinya kubur akan bangkit dengan serentak.
Tiupan pertama akan membuat semua yang ada di langit dan bumi tersungkur, segala makhluk yang hidup akan mati kecuali yang dikehendaki Alloh yaitu Jibril, mikail, isrofil dan malaikat maut. Kemudia Dia akan memerintahkan malaikat maut cabut nyawa jibril, dan mikail dan kemudian isrofil, kemudian Dia menetapkan kematian akan malaikat maut
Setelah tiupan pertama , Alloh kembali menghidupkan Isrofil dan menyuruh meniup sangkakala ke dua kalinya dan seluruh manusia akan bangkit kembali dan menunngu di alam barzakh selama 40 tahun dan semua digiring menuju mahsyar, bahkan binatang buaspun kehilangan kebuasannya pada hari ditiupnya sangkakala kedua.
Mahsyar merupakan padang yang datar tidak ada gundukan maupun lengkungan bertanah pasir putih dan tepat diatasnya akan terbit matahari dengan panas yang berlipat ganda.
Pada hari kiamat manusia akan dibawa pada dua neraca timbangan dan satu malaikat akan menjadi saksi. Jika tombangan amalnya berat , maka malaikat itu akan berseru pada semua orang: si fulan telah berbahagia dan tidak akan bersedih lagi selamanya!!! Dan jika sebaliknya timbangan amalnya ringan maka malaikat itu akan berseru sebaliknya dihadapan semua orang.
Setelah peristiwa- peristiwa dahsyat di mahsyar dan penimbangan amal maka manusia semuanya akan digiring menuju Shirot, yaitu sebuah jembatan yang membentang di atas jurang neraka yang lebih tajam dari pedang dan lebih halus dari rambut.
b.Neraka, kengerian dan siksa-siksanya

Orang-orang zalim masuk ke neraka dalam keadaan berlutut dan meringkuk didalamnya ( Q.s. maryam: 69-71)
Orang-orang zalim berteriak minta dikeluarkan dari Neraka dan Alloh menyuruh mereka diam jangan berbicara lagi ( Qs.Almu’minun: 108)
Neraka sangat panas dan diberi minum dari sumber mata air yang sangat panas ( Qs.AlGhosiyah 4-5)
Neraka yang menyala-nyala dan mendapat makanan yang menyumbat tenggorokan dan berduri (Qs. Almuzammil 12-13, al ghosiyah 6-7)
Diberi minum air nanah (Qs. Ibrohim 16-17)

c.Syurga dan berbagai keni’matannya

Wajah penghuni syurga penuh kebahagiaan ( Qs.Almuthoffifin 24-28)
Ada 2 syurga ( Qs.Arrohman: 46)
Mendapatkan gelas, bantal dan permadani yang indah ( Alghosyiyah : 13-15)
Mendapat pakaian dari sutra dan gelang mutiara ( Al hajj 23,fathir 33)
Memperoleh buah-buahan syurga ( Albaqoroh: 25)
Bidadari bermata jeli ( Arrohman :58)
Memandang wajah Alloh ( yunus :26)
Mendapat Rahmat Alloh . Dari neraka akan dikeluarkan orang sejumlah 2 kali lipat jumlah orang yang ada disyurga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar